Review Jurnal Muslimpreneur Intentions: Analisis Latar Belakang Keluarga
Pada jurnal tersebut penulis membuat suatu penelitian yang bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi pengaruh latar belakang keluarga terhadap intensi muslimpreneur. Penulis menyelesaikan masalah ini dengan menggunakan teknik pengambilan sampel, dengan menggunakan teknik non-probability-accidental sampling sebanyak 100 orang. Metode yang digunakan adalah kausal dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah Patrial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil kategorisasi yang didapat bahwa variabel latar belakang keluarga masing-masing responden berada pada kategori kecenderungan tinggi dengan persentase 65,89% atau sebanyak 85 siswa. Pada kategori sedang yaitu sebesar 34,11% atau sebanyak 44 siswa. Sehingga dapat dikatakan bahwa peran latar belakang keluarga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap niat seorang santri untuk menjadi muslimpreneur. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa temuan dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa latar belakang keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensius muslimpreneur sesuai dengan teori maupun penelitian sebelumnya. Oleh karena itu berdasarkan temuan dalam penelitian ini langkah yang tepat untuk meningkatkan niat Muslimpreneur di Indonesia adalah dengan meningkatkan pemahaman keluarga tentang kewirausahaan Islam sehingga proses-proses yang terjadi di lingkungan keluarga antara lain: cara mendidik orang tua, relasi antar keluarga, rumah Suasana, kondisi ekonomi, pengertian orang tua mampu mendukung, mengarahkan dan mendorong anak menjadi seorang muslimpreneur.
Referensi yang digunakan
Antoni. (2014). Kewirausahaan Muslim: Membangun Karakteristik Peneurs Muslim Dengan Pendekatan Berbasis Pengetahuan Ekonomi. EL-HIKAM: Jurnal Pendidikan dan Kajian Keislaman, 326-354.
Carr, JC, & Sequeira, JM (2007). Eksposur bisnis keluarga sebelumnya sebagai pengaruh antargenerasi dan niat kewirausahaan: Teori pendekatan Perilaku yang Direncanakan. Jurnal Riset Bisnis, 1090-1098. Chaudhary, R. (2017). Faktor demografi, kepribadian dan kecenderungan kewirausahaan. Pendidikan + Pelatihan, 171–187.
Darwis, M. (2017). Entrepreneurship Dalam Perspektif Islam: Meneguhkan Paradigma Pertautan Agama dan Ekonomi. Iqtishoduna, 190-222.
Drennan, J., Kennedy, J., & Renfrow, P. (2005). Dampak Pengalaman Masa Kecil pada Perkembangan Niat Wirausaha. Jurnal Internasional Kewirausahaan dan Inovasi, 1-14.
Farrukh, M., Khan, AA, Khan, MS, Ramzani, SR, & Soladoye, BS (2017). Niat berwirausaha: peran faktor keluarga, ciri-ciri kepribadian dan kemanjuran diri. Jurnal Dunia Kewirausahaan, Manajemen dan Pembangunan Berkelanjutan, 1-28.
Garson, GD (2016). Partial Least Squares: Model Regresi & Persamaan Struktural. Asheboro, NC: Penerbitan Asosiasi Statistik.
Ghazali, I. (2014). Struktural Equation Modeling: Metode dengan Partial Lest Square. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.
Hidayat, NM (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi MahasiswaMenjadi Entrepreneur Syariah. Jurnal Syarikah, 403-418.
Hmieleski, KM, & Baron, RA (2008). Kapan self-efficacy kewirausahaan meningkatkan versus mengurangi kinerja perusahaan? Strategis Jurnal Kewirausahaan, 57-72.
Juliana. (2017). Syariahpreneur DalamMewujudkan Kesejahteraan Masyarakat. Bandung: Buku Corleone.
Juliana, Faathir, M., & Shultan, M. (2019). Implementasi Etika Bisnis Islam Pelaku Usaha Mikro: Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Mikro Syariah Puspa Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat Di Bandung Tahun 2017. Strategis, 36-43.
Juliana, Firmansyah, Cahyaneu, A., Moslem, H., & Fauziyah, I. (2017). Kepatuhan Syariah untuk Meningkatkan Daya Saing Perusahaan Industri Hijab. ICIEBP - Konferensi Internasional Pertama tentang Ekonomi Islam, Bisnis dan Filantropi, 693-697.
Juliana, Marlin, R., Saripudin, U., & Khatimah, H. (2017). Syariapreneur: Paradigma Baru Kewirausahaan Berbasis Islam. Prosiding Konferensi Internasional Pertama tentang Ekonomi Islam, Bisnis, dan Filantropi, 668-672. Kompas. (2018, 17 September). Lulusan SMK jadi Pengusaha? Bisa! Diambil dari Kompas: https://edukasi.kompas.com Liñán, F. (2011). Faktor yang mempengaruhi tingkat niat berwirausaha: peran pendidikan. Jurnal Manajemen Wirausaha, 195218.
Makhrus, & Cahyani, DP (2017). Konsep Islamicpreneurship DalamUpaya Mendorong Praktik Bisnis Islami. Islamidina, 1-20. Media Indonesia. (2018, 25 Juli). Kemenpora Mendorong Santri Jadi Wirausahawan. Diambil dari Media Indonesia: http://mediaindonesia.com
Media Indonesia. (2018, 19 Oktober). Pendidikan Kurang Mendorong Minat Kewirausahaan. Diambil dari Media Indonesia: http://mediaindonesia.com Media Indonesia. (2018, 5 Juni). Rasio Wirausaha Indonesia Sentuh 7%. https://mediaindonesia.com
Meinawati, N. (2018). Pengaruh Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan Efikasi Diri. Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia, 55-64. MUIDKIJakarta. (2015, 30 Juni). Persentase Pebisnis Muslim https://www.muidkijakarta.or.id
Republika. (2018, 18 Oktober). Enggartiasto: Tingkat Kewirausahaan https://www.republika.co.id
Republika. (2018, 23 Januari). Santri Diharapkan https://khazanah.republika.co.id
Republika. (2019, 24 April). Bandung Santripreneur Fest https://khazanah.republika.co.id
Roujaniah. (2014). Pengaruh Faktor-faktor Demografi dan karakter Pribadi terhadap keinginan Berwirausaha Mahasiswa unggul Universitas Esa Unggul. Forum Ilmiah, 137-148.
Suyatno, A., & Muhtarom. (2018). Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Pembelajaraan Kewirausahaan Terhadap Intensi Technopreneurship Mahasiswa Manajemen Ilmu Komputer. Prosiding SENDI_U, 171-179.
Ulfa, N., & Maftukhatusolikhah. (2015). Minat Wirausaha Kaum Santri dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya (Studi Pada Pondok Pesantren Ar -Riyadh Palembang. Jurnal I-Ekonomi, 52-65.
Vemmy, SC (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi intensi berwirausaha siswa SMK di Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi, 117–125.
Komentar
Posting Komentar